Kambing Bakar Cairo

Sebenarnya saya jarang makan kambing, takut kolesterol melonjak bak kurs valuta asing yang nggak bisa ditebak. Tapi berhubung saya sering melewati resto Kambing Bakar Cairo, di seberang Hotel Horison, lama-lama iman saya pun luntur. Lagi pula, katanya resto ini menjanjikan daging kambing non kolesterol. Jadi, suatu hari sepulang kantor, saya pun menyambangi tempat ini.

Di daftar menu ada cukup banyak pilihan yang tersaji, tapi saya tetap memilih kambing bakar sebagai pilihan saya sore itu. Ada tiga ukuran kambing bakar yang bisa kita pilih dengan harga yang sesuai ukuran dagingnya: 250 gram (Rp 32 ribu), 350 gram (Rp 45 ribu) dan 500 gram (Rp 61 ribu). Saya pilih yang  paling kecil, soalnya duit saya nggak cukup. Tapi ternyata ukuran segitu itu cukupan kok buat saya. Tapi kalau mau puas, mungkin yang porsi  jumbo 500 gram tampaknya lebih mantap. Buat teman si kambing, saya juga memesan seporsi soto Mesir.

Sekitar 20 menit kemudian, si mas pelayan membawakan saya satu hot plate penuh kepulan asap daging kambing bakar yang masih panas dan menguarkan aroma lezat. Pas ditusuk dengan garpu dan pisau, wuih, dagingnya ternyata lembut banget. Sederhana banget sih tampilannya: daging kambing dengan sambal kecap. Tapi tanpa tambahan apa pun, daging kambing bakarnya sudah sangat enak dan empuk. Tinggal dicocol sedikit ke sambal kecapnya, dan…wuah, nikmat! Hebatnya, selain empuk, bau prengus yang biasanya muncul dari daging kambing tidak tercium sama sekali. Soto Mesirnya juga ajib, rempah-rempahnya sangat terasa. Rasanya mirip-mirip tongseng lah.

Kambing Bakar Cairo ini menyatakan bahwa menu kambing bakarnya non kolesterol, karena daging kambing yang digunakan diambil dari kambing berusia tiga bulan, sehingga kandungan kolesterolnya masih rendah serta dinetralisir dengan rempah-rempah dan dibakar kering, sehingga aman bagi penderita darah tinggi. Hmmmm!

Seporsi kambing bakar dan semangkuk soto Mesir.

Area makan di teras atas. Ada lagi sih di dalam, tapi enakan di sini🙂

Makanan dan minuman yang ada di sini cukup bervariasi. Ada nasi goreng kambing, roti mariam (kayak roti cane itu, lho), soto mesir, tongseng kambing, gule kambing, dan bahkan ada Indomie (yang bisa dimakan dengan nasi plus tambahan kuah gule). Selain di sini, Kambing Bakar Cairo juga buka cabang di Jl. Gegerkalong Hilir No 25-27, Bandung. Hebatnya lagi, karena kelezatan olahan kambing bakarnya, mereka berani sesumbar menjual kambing bakar “terlezat ke-2 se-Timur Tengah”. Nggak tau deh siapa yang pertama🙂. Dan, ada tambahan tulisan di menunya: “Anda tidak ketagihan, jangan bayar, kami yang bayar Anda.”

Poster besar gambar makanan begini malah bikin tambah nafsu😛

Daftar menu

Pokoknya, kambing bakar di sini wajib dicobain, deh!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s