Tag Archives: pak karso

Mie Jogja Pak Karso & Ayam Penyet Surabaya

Saya sudah kenal warung makan ini sejak lokasinya masih ada di dekat rumah kontrakan saya dulu di Jl. Buah Batu, Bandung. Sekarang lokasinya sudah menjadi restoran Laboga. Memang, sih, Ayam Penyet Surabaya masih ada di Laboga, tapi rasa masakannya sedikit berbeda. Cabang yang dulunya di Buah Batu sudah pindah ke Jl. ABC, Banceuy, sejak beberapa tahun lalu.

Saya sudah mencoba hampir semua menu di sini. Menu andalannya terdiri dari nasi goreng, mie goreng, mie godhog, ayam dan bebek penyet. Tidak seperti mie goreng Jogja Bengawan yang ada di kawasan Jl. Riau, dekat Taman Pramuka, di sini kokinya tidak menggunakan arang saat memasak. Tapi rasanya tetap sedap, kok. Nasi dan mie gorengnya gurih, suwiran daging ayam kampung dan baksonya pas, ditambah dengan taburan bawang goreng, kol, dan potongan cabe rawit (Sunda: cengek) yang bikin aksi makan jadi makin yahud dan hot.

Kalau Anda pesan ayam/bebek penyet, cobain deh sambelnya. Enak banget! Pedasnya lumayan nendang dan bisa bikin berkeringat. Kalau Anda tidak terlalu suka atau tidak biasa makan pedas, mungkin akan menjerit seperti vokalis Edane saat berteriak “Eddaaaaaaannn!!”, seperti bisa dilihat di video klip ini pada menit 2:21. Lumayan buat anget-anget kalau Bandung lagi dingin (sekali lagi: kalau). 🙂

Ayam penyet, mie goreng, dan tempe penyet.

Waktu ada teman saya dari Ukraina main ke Bandung tahun lalu, saya ajak juga ke tempat ini dan…makannya lahap banget! “Spageti bumbu Asia,” katanya saat makan sepiring mie goreng. 🙂

Bule gembul 😛

Harga makanannya nggak mahal. Nasi goreng, mie goreng, mie godhog, dan bihun goreng dibandrol dengan harga Rp 17 ribu. Kalau pakai daging bebek tambah seribu. Pakai daging sapi, tambah seribu lagi. Ayam penyet dan bebek penyet harganya cuma Rp 21 ribu. Untuk minum, tersedia aneka soft drink dan jus buah. Cobain sendiri, deh! 🙂

Ini buku menunya.

Info nggak penting: kadang saya mikir kenapa ya logo Mie Jogja Pak Karso, Ayam Penyet Surabaya, Mie Ayam Jamur Medan, dsb kok mirip (lihat foto paling atas). Ternyata ini ada hubungannya dengan resto Ayam Bakar Wong Solo (ABWS) yang pernah ngetop beberapa tahun lalu. Katanya sih, sejak Puspo Wardoyo, sang pemilik, mempromosikan (dan mempraktikkan) poligami, restonya mulai ditinggalkan pengunjung dan nyaris bangkrut. Jaringan resto ABWS pun bermetamorfosis menjadi banyak merek, di antaranya ya Mie Jogja Pak Karso, Ayam Penyet Surabaya, dan Mie Ayam Jamur Medan inilah (yang terakhir ini ada di Laboga dan beberapa foodcourt di mal-mal). Dan, kalau Anda tahu Iga Bakar Mas Giri, itu juga resto dari jaringan ini. Hmm, pantesan logo dan latar warnanya mirip-mirip, ya? 😛